KUBUTAMBAHAN – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai spiritualitas, keluarga besar SMK Negeri Bali Mandara melaksanakan kegiatan Tirta Yatra pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan keagamaan yang menjadi salah satu agenda rutin sekolah ini diikuti oleh guru dan pegawai beserta keluarga, serta perwakilan siswa. Perjalanan suci kali ini berpusat di kawasan sakral Tampaksiring, Gianyar, dengan menyasar dua pura bersejarah yaitu Pura Tirta Empul dan Pura Gunung Kawi.

Destinasi pertama yang dituju adalah Pura Tirta Empul. Di pura yang terkenal dengan mata air sucinya ini, rombongan SMK Negeri Bali Mandara tidak hanya melakukan persembahyangan bersama, tetapi juga melaksanakan agenda melukat. Agenda ini diharapkan dapat menyegarkan kembali pikiran dan memberikan energi positif baru bagi seluruh warga sekolah dalam menjalankan pelayanan pendidikan ke depan. Usai melukat dan berganti pakaian sembahyang yang rapi kembali, rombongan SMK Negeri Bali Mandara melaksanakan persembahyangan di pura yang ada di kawasan Pura Tirta Empul. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke destinasi yang kedua yaitu Pura Gunung Kawi. Di tengah pesona tebing batu yang megah dan kental akan nilai sejarah, seluruh peserta Tirta Yatra duduk bersama untuk melaksanakan persembahyangan dengan khidmat.

Sebagai bagian dari agenda rutin sekolah, kegiatan Tirta Yatra ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk implementasi nyata Tri Hita Karana, tetapi juga menjadi momen penting untuk menyegarkan diri secara spiritual di tengah padatnya aktivitas akademis sepanjang tahun. Perjalanan suci ini akhirnya ditutup dengan senyum kebersamaan dan rasa syukur yang mendalam. Kegiatan Tirta Yatra ini menjadi bukti nyata komitmen SMK Negeri Bali Mandara dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Bali, sekaligus membentuk karakter warga sekolah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam spiritual. (mrcsr)

