Program Kompetensi Keahlian (PKK) ini dikepalai oleh Si Komang Ngurah Widana, ST. Ia dibantu oleh I Putu Maha Wijaya, ST. sebagai tenaga pendidik sekaligus Kepala Bengkel dan Yudi Prihadnyana, S.Pd. serta Srizona Ajiputra, S.Pd. sebagai Tenaga Pendidik lainnya. Juga terdapat Kadek Arjawa dan Mega Melia Sari yang berperan sebagai Staf Teknisi. Bersama-sama, mereka membekali kompetensi peserta didik TKRO dalam ranah teknologi otomotif kendaraan roda empat dan kompetensi tambahan dalam kendaraan sepeda motor. Berbagai keterampilan mulai dari keterampilan dasar dan pengetahuan umum, kemampuan merakit-memasang, memelihara perawatan, serta perbaikan juga modifikasi kendaraan dan kemampuan menyetir kendaraan diajarkan dan dilatih secara intensif, baik di dalam ruang kelas maupun di bengkel kerja.
Program keahlian TKRO dibekali fasilitas belajar berupa 5 ruang kelas untuk masing-masing tingkatan kelas serta sebuah bengkel kerja dengan dilengkapi berbagai peralatan praktik yang memadai. Gedung bengkel tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, yakni Bengkel Mesin, Bengkel Pemindah Tenaga dan Casish , Bengkel Kelistrikan, dan Bengkel Sepeda Motor. Unit-unit bengkel tersebut sudah memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti tyree changer, car lift 2, compressor, dan lain-lain.
Pada waktu-waktu luang, di bawah bimbingan guru dan teknisi TKRO, peserta didik menghabiskan waktu dengan belajar di bengkel. Program tutor belajar sebaya antar sesama peserta didik juga dilakukan guna mengaplikasikan pembelajaran lintas horizontal. Seperti halnya program keahlian TKJ dan DPIB, program keahlian TKRO menyelenggarakan kegiatan Students Goes to Industry . Beberapa kegiatan seminar, pelatihan, dan workshop juga turut dilakukan. Pengembangan Unit Pelayanan Jasa (UPJ) sebagai sektor kewirausahaan peserta didik juga terus dikembangkan secara intensif dan reguler, bahkan hasilnya sudah mampu membantu dana operasional kegiatan praktik sehari-hari, juga sebagai bentuk investasi dan program kesejahteraan bagi peserta didiknya. Secara rutin, mereka menerima konsumen yang membutuhkan jasa memperbaiki mobil atau sepeda motor, selain juga membuka layanan jasa cuci mobil dan sepeda motor. Kegiatan UPJ ini kian berkembang setelah pada tahun 2019, SMK Negeri Bali Mandara secara resmi membuka Teaching Factory sebagai tindak lanjut dari bantuan pemerintah melalui Direktorat Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Setiap hari, para peserta didik TKRO terus mengasah diri dan keterampilan lewat pembelajaran Teaching Factory ini, sekaligus mendapat pengalaman langsung melayani para pelanggan.
Sama halnya dengan PKK TKJ dan DPIB, beberapa praktisi dan pengajar eksternal juga diundang guna menambah kompetensi yang disasar. Secara khusus, jalinan kerja sama juga dibangun bersama Persatuan Bengkel Mobil se-Bali (PBMB) yang turut membuka akses sebagai media latihan dan praktik, juga bursa kerja bagi para peserta didik. Berbagai upaya ini turut mengantar peserta didik TKRO menyabet prestasi sebagai juara 1 dan 2, sekaligus juara favorit dalam kompetisi perakitan sepeda motor se-Bali pada tahun 2017 dan 2018, selain juga dalam kategori kendaraan roda empat (TKR). Para peserta didik TKRO juga mampu meraih peringkat 1 dan 2 dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) kendaraan roda empat dan sepeda motor tingkat Provinsi Bali pada tahun 2019.
Para peserta didik TKRO juga mampu menampilkan kompetensi dan keterampilannya dengan sangat baik. Ini mereka tunjukkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, pada saat mereka menjalani masa PKL, serta dalam beberapa kompetensi yang mereka ikuti dalam bidang DPIB. DU-DI pun mengapresiasi kinerja para peserta didik dan ini semakin membuka keran hubungan kerja sama antara SMK Negeri Bali Mandara dengan berbagai pihak DU-DI tersebut.
Peserta didik TKR memiliki prospek kerja sebagai teknisi mekanik otomotif dalam bidang perawatan dan perbaikan kendaraan bermotor, industri manufaktur mesin otomotif atau teknologi mekanik otomotif baik berskala besar, menengah, maupun kecil, bekerja di perusahaan otomotif instansi pemerintahan, BUMN, swasta, serta ranah administrasi lainnya.












