KUBUTAMBAHAN – Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara SMK Negeri Bali Mandara pada Senin pagi (26/1/2026). Tepat pukul 07.30 WITA, seluruh warga sekolah berkumpul untuk melaksanakan upacara bendera rutin yang berlangsung hingga pukul 08.00 WITA. Bertindak sebagai pembina upacara, Ni Made Ayu Gunung Rinjani, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi sekaligus arahan bagi para siswa. Dalam amanatnya, Mrs. Ririn menyoroti performa petugas upacara yang dinilai mengalami peningkatan walaupun masih ada yang mesti diperbaiki.
“Untuk petugas hari ini, secara umum sudah lebih baik dari sebelumnya. Namun, tetap ada beberapa detail kecil yang mesti diperbaiki agar ke depannya bisa tampil sempurna,” ungkap Mrs. Ririn di hadapan peserta upacara.

Mrs. Ririn juga menekankan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh warga sekolah.
Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah mengenai fleksibilitas pembelajaran bagi siswa yang tengah berjuang di ajang perlombaan. Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh prestasi non-akademik tanpa mengesampingkan kewajiban belajar. Terkait ketertinggalan materi di kelas, Mrs. Ririn mensosialisasikan kebijakan bahwa siswa diperbolehkan mengejar ketertinggalan setelah seluruh rangkaian kompetisi selesai atau dengan memanfaatkan program “Request by Student”:
Dengan adanya kebijakan yang suportif ini, diharapkan siswa SMK Negeri Bali Mandara dapat terus mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang tanpa merasa terbebani oleh pembelajaran yang kaku. (mrcsr)

