logo

SMA dan SMK Negeri Bali Mandara Wakili Buleleng dalam PKB 2016 Kirimkan 235 Peserta Didik

Melalui pemukulan kulkul yang mengambil tempat di depan monumen Bajra Sandi Renon, Denpasar, Presiden RI, Ir. Joko Widodo secara resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXVIII tahun 2016. Acara pembukaaan ini dihadiri oleh beberapa jajaran menteri, Gubernur Bali, Ketua DPR Provinsi Bali, serta berbagai tamu undangan lainnya. Acara kemudian berlanjut pada pawai kesenian yang ditampilkan oleh kontingen-kontingen seluruh kabupaten di Provinsi Bali, dimana Kabupaten Buleleng mendapat nomor urut dua.

Pada pawai kesenian ini, Kabupaten Buleleng mengambil tema “Bhuhlila Denbukit” yang bermakna “Pemberi Kebahagiaan Sejati”. Adapun kontingen Buleleng ini melibatkan 300 orang dimana sebanyak 235 orang dari jumlah total tersebut merupakan siswa-siswi SMA dan SMK Negeri Bali Mandara. Hal ini sebagai tindak lanjut dari keputusan Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng yang memberikan mandat bagi kedua sekolah untuk menjadi aktor utama mewakili Kabupaten Buleleng dalam PKB XXXVIII tahun 2016. Untuk melengkapi jumlah kontingen, juga turut serta siswa-siswi dari SMA Negeri 3 Singaraja dan SMK Kesehatan Kubutambahan, serta seniman dan seniwati dari Desa Sangsit.

Rombongan kontingen Buleleng ini telah bekerja sama, berkoordinasi, dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik serta optimal untuk memberikan penampilan yang terbaik. Hingga tiba pada hari Jumat, 10 Juni 2016, rombongan kembali berkumpul di aula SMA Negeri Bali Mandara untuk melakukan keberangkatan bersama dengan menggunakan sebanyak 5 bus pariwisata. Rombongan berangkat pada pukul 17.00 wita dan tiba di lokasi pukul 21.00 wita, untuk kemudian segera bergegas guna turut serta dalam geladi bersih bersama para kontingen dari kabupaten-kabupaten lainnya. Sebuah persiapan yang melelahkan hingga rombongan dapat beristirahat di malam hari untuk menyongsong penampilan pada keseokan hari.

Persiapan yang matang membuahkan penampilan yang memukau segenap hadirin dan masyarakat yang menyaksikan pawai kesenian pembukaan PKB tahun ini. Dalam pawai kesenian ini, Buleleng menampilkan berbagai kesenian dan ragam budaya khas masyarakat Bali Utara dengan berbagai karakterisitiknya. Dimulai dari barisan utama yang terdiri dari sepasang muda-mudi berpakaian khas “deeng” Buleleng dengan membawakan papan nama Kabupaten Buleleng yang didampingi oleh jegeg dan bagus Buleleng tahun 2015, barisan Tedung, Kober, dan umbul-umbul mobil hias yang membawa lambang Kabupaten Buleleng; Singa Ambara Raja. Pada pawai kali ini, Kabupaten Buleleng juga menampilkan gebongan bunga, gebogan janur, gebogan buah, jerimpen lemukih atau pajengan jajan, gong suling, gong anak-anak, sunari, pindekan, lelakut, dan berbagai ukir-ukiran. Juga ditampilkan Tari Rejang, Raksasa dan Bukakak, serta karnaval pakaian bertema bunga dan buah yang diiringi tim Marching Band SMA dan SMK negeri Bali Mandara.

Akhirnya, penampilan yang menghibur berhasil ditampilkan dengan baik oleh kontingen Buleleng. Sebuah kerja jeras yang patut dibanggakan dan mendapat apresiasi, terutama ditujukan untuk siswa-siswi SMA dan SMK Negeri Bali Mandara, yang walaupun dalam sela-sela kesibukan dan jadwal kegiatan sekolah yang begitu padat, telah membuktikan diri mampu menjalankan amanat dan tanggung jawab yang dipercayakan dengan sebaik mungkin. Anak-akan ini telah menunjukkan jati dirinya sebagai putra-putri bangsa yang sigap, tangguh, tanggap, dan terlibat aktif dalam menampilkan potensi dan kreativitas. Ccalon pemimpin masa depan yang paripurna.
-r.m.j.gut