logo

CARD RELEASE SMA dan SMK Negeri Bali Mandara Gelorakan Prestasi dan Kreativitas

Minggu pagi, saat sebagian besar orang memanfaatkannya untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, bertamasya, berolahraga, atau sekedar berdiam di rumah. Namun, pemandangan yang berbeda tersaji di aula SMA Negeri Bali Mandara, dimana telah berkumpul seluruh warga BALI Academy (SMA dan SMK Negeri Bali Mandara) dengan dihadiri para orang tua peserta didik, serta para tamu undangan lainnya yang turut menyempatkan diri hadir dalam kegiatan Card Release (istilah yang lazim digunakan warga Bali Academy untuk menyebut kegiatan pembagian rapor) Semester Genap Tahun Pelajaran 2015-2016.

Hari Minggu sengaja dipilih sebagai hari pelaksanaan Card Release mengingat pada hari sebelumnya sebagian besar warga sekolah terlibat sebagai perwakilan Kabupaten Buleleng dalam pawai kesenian pembukaan Pentas Kesenian Bali XXXVIII tahun 2016. Walaupun demikian, segenap warga sekolah dan para tamu undangan yang hadir tetap menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi guna mengetahui hasil pencapaian belajar dan prestasi peserta didik pada semester ini.

Acara Card Release kali ini dibuka dengan penampilan siswa-siswi SMK Negeri Bali Mandara yang menampilkan Tari Semara Ratih, yakni sebuah tari hasil kreasi dan cipta karya peserta didik di bawah binaan Ni Kadek Asriani (Guru Matematika merangkap Seni Budaya) dan Ekawara (Staf Operasional). Acara dilanjutkan dengan menghaturkan doa bersama, untuk kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri Bali Mandara, Drs. I Nyoman Darta, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Card Release merupakan kegiatan untuk mempertemukan pihak sekolah, peserta didik, dan orang tua guna mengetahui hasil pencapaian belajar dimana berbagai konten yang terdapat dalam laporan tersebut haruslah dicermati dengan seksama sebagai pertanggungjawaban bersama. “Pencapaian kompetensi dan ilmu pengetahuan, terutama karakter dan kepribadian anak-anak kita merupakan sesuatu yang harus dilakukan secara bersama antara pihak sekolah dan orang tua. Bapak dan ibu selaku orang tua dan wali harus bisa menjadi contoh dan teladan serta bekerja sama dengan pihak sekolah guna menyiapkan anak-anak kita untuk kelak terjun di masyarakat, dimana mereka akan menjumpai banyak kenyataan yang tidak sama ketika mereka berada di areal sekolah ini” urai beliau menegaskan.

Selanjutnya Bapak Nyoman Darta menyampaikan bahwa, sesungguhnya di Bali Academy tidak mengenal adanya istilah kenaikan kelas. Hal ini dikarenakan sekolah menerakan Sistem Kredit Semester (SKS) dimana kecepatan peserta didik untuk menyelesaikan pendidikan bergantung pada kemampuan, kemandirian, dan tanggung jawabnya masing-masing. Pada kesempatan ini, beliau juga mengharapkan dukungan dari para orang tua dan wali guna menerompetkan kiprah dan keberadaan sekolah bagi masyarakat luas demi terbukanya berbagai akses dan bantuan untuk memudahkan para lulusan seusai menyelesaikan pendidikan di Bali Academy.

Kegiatan Card Release juga dihadiri oleh Sekretaris Camat Kubutambahan, Kapolsek Kubutambahan, pihak militer, dan Kepala Desa Adat di areal Kecamatan Kubutambahan. Dalam sambutannya mewakili Camat Kubutambahan, Sekretaris Camat menyampaikan apresiasi atas eksitensi Bali Academy yang secara langsung juga berdampak positif bagi perkembangan Kecamatan Kubutambahan. “Kubutambahan menjadi terkenal dan pihak Kecamatan sangat terbantu karena pihak sekolah sering terlibat aktif dalam kegiatan kecamatan” sebutnya. Di lain pihak, Bapak Komang Suantara, selaku Ketua Komite SMK Negeri Bali Mandara mennyampaikan rasa syukurnya atas perkembangan prestasi dan karakter peserta didik yang menurutnya berkembang dengan pesat menuju ke arah yang lebih baik. Bapak Suantara juga akan berupaya menghimpun dukungan segenap anggota komite dan orang tua siswa, serta merangkul pihak-pihak terkait guna memberikan akses bagi kemajuan sekolah. “Saya menaruh perhatian besar pada pendidikan, khususnya dalam hal teknik. Untuk itu, pihak komite akan berupaya membantu mencarikan akses dunia industri sebagai wadah prakerin (Praktek Kerja Industri, red) bagi siswa-siswi jurusan TKR, TGB, dan TKJ” janjinya.

Kegiatan Card Release kemudian dilanjutkan dengan “Defile Piala”, yakni parade yang menampilkan prestasi peserta didik dalam berbagai lomba akademik maupun nonakademik. Selanjutnya berlanjut pada pembacaan “Top V”, yakni para peserta didik yang mendapatkan peringkat lima besar terbaik di setiap jurusan atau kompetensi keahlian. Selain itu, terdapat pula penghargaan bagi para peserta didik yang memperoleh nilai tertinggi dalam tiap mata pelajaran (Best Subject) dan mereka yang menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam belajar di tiap mata pelajaran (Best Progress). Acara selanjutnya diselingi dengan penampilan musikalisasi puisi siswa-siswi SMA Negeri Bali Mandara.

Rangkaian kegiatan Card Release dilanjutkan dengan pembagian rapor di tiap grha, bersama pita/mata, anggota grha, dan orang tua peserta didik. Di sini, para peserta didik akan mempresentasikan hasil capaian belajar mereka kepada orang tua secara terbuka dan bertanggung jawab, menganalisis kemajuan dan kekurangan yang dialami, serta mencanangkan target untuk perubahan yang lebih baik. Diskusi dan sharing session pun terjalin dalam balutan rasa kekeluargaan demi kemajuan belajar peserta didik. Untuk Kemudian, rangkaian kegiatan Card Release diakhiri dengan “Parents Meeting”, yakni pertemuan pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan para orang tua guna membahas segala sesuatu yang diperlukan terkait dengan perkembangan sekolah dan peserta didik.
-r.m.j.gut