logo

Siswa SMK Negeri Bali Mandara Menangi Lomba Foto Selfie dan Catatan Kisah Inspiratif “Guruku Inspirasiku” se-Bali

Memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2016, Yayasan Dana Abadi melalui Komunitas Muda Pro Bali Management bekerjasama dengan FPMHD-Unud (Forum persaudaraan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Udayana) dengan didukung penuh oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Bali menyelenggarakan Lomba Foto Selfie dan Catatan Kisah Inspiratif yang melibatkan pelajar SMP, SMA/SMK se-Bali dengan tema “Guruku Inspirasiku”.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan penghargaan dan mengapresiasi jasa para guru dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa (dari perspektis peserta didik) ini diikuti oleh lebih dari enam puluh pelajar tingkat SMP, SMA/SMK se-Bali. Untuk kemudian enam peserta dinyatakan lolos pada tahap final, dua diantaranya adalah siswa SMKN Bali Mandara, yaitu Made Brilian Manuaba dan Kadek Sentana Dalem Marga Loka Pratama.

Babak final dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Mei 2016 bertempat di aula Disdikpora Provinsi Bali yang dibuka secara resmi oleh Ibu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali. Pada babak final ini, peserta wajib mendeklamasikan catatan Kisah Guru Inspiratif dihadapan para dewan juri.
Setelah melalui proses penilaian dan diskusi, dewan juri memutuskan siswa SMKN Bali Mandara, Made Brilian Manuaba sebagai yang terbaik. Piala penghargaan diserahkan secara langsung oleh Ibu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali diringi perasaan bangga yang terpancar dari wajah Made Brilian Manuaba.

“Pada kesempatan ini, saya menulis tentang guru yang menginspirasi saya, Bapak Ari Irawan. Seorang guru yang semula saya kira sosok yang pemarah, namun pada kenyataannya sangat ramah, baik, dan penyayang. Terima kasih, Pak Ari!” begitu ungkap Brilian Manuaba saat mendeskripsikan sosok guru inspirasinya.

Penyelenggaraan kegiatan ini membuktikan bahwa terdapat hubungan dan ikatan emosional yang kuat antara guru dan peserta didik. Guru dalam hal ini tidak hanya menjadi seorang pendidik, lebih dari itu bisa pula bertindak sebagai orang tua, sahabat, sekaligus tempat bagi peserta didik mencurahkan permasalahan yang

WhatsApp-Image-20160517 (1) WhatsApp-Image-20160517 (2)