logo

DENY WILYARTA BAWA PULANG PIALA BERGILIR GUBERNUR BALI

IMG_7373

“ Saya senang bisa meraih prestasi ini. Tetapi saya tidak boleh puas dengan apa yang sudah saya raih sampai saat ini. Jika merasa puas, saya akan menjadi sombong dan terjatuh. Maka dari itu, saya tidak boleh berhenti untuk belajar,” ungkap Gede Deny Wilyarta siswa kelas X Teknik Gambar Bangunan SMKN Bali Mandara ketika dinyatakan sebagai peraih juara I dalam Gema Lomba Matematika (GLM) tingkat SMK se-Bali VI yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.

Atas prestasi yang diraihnya itu, Deny berhasil membawa pulang uang pembinaan, piala tetap, dan piala bergilir Gubernur Bali. Juara II dan III yang berhasil diraih oleh I Made Oka Suasana dari SMKN 1 Negara dan Ni Komang Aryaningsih dari SMKN 1 Singaraja juga berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan piala tetap.

Lomba yang dilaksanakan setiap tahun ini terdiri atas dua tahap, yakni babak penyisihan dan babak final. Dari 45 peserta yang ikut dalam kompetensi matematika itu, 20 peserta berhak maju dalam babak final. Deny menempati peringkat I dengan meraih poin 90 dan unggul 38 poin dari peringkat I dalam babak penyisihan.

Babak final tahap I terdiri dari tiga soal esai yang setiap soal berbobot 100. “Saya berhasil memperoleh nilai 125 pada babak final tahap I, “ tutuk Deny. Selanjutnya dilanjutkan dengan babak final tahap II yang terdiri dari soal speed test yaitu tes yang terdiri dari 10 soal yang memberikan bobot nilai dan alokasi waktu yang berbeda-beda tergantung tingkat kesulitan soal. Pada tahap ini, Deny berhasil menjawab 8 soal dengan perolehan skor 235 dan dinyatakan sebagai peraih total nilai tertinggi daripada peserta yang lain.

Di luar acara lomba, salah satu dewan juri memberikan soal tambahan dalam bentuk studi kasus. “Sayembara” ini diikuti oleh siswa SMK dan SMA yang ikut dalam GLM. Peserta yang berhasil memecahkan studi kasus tersebut akan diberikan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000,00 oleh dewan juri itu sendiri. Dengan kemampuan analisis matematikanya, Deny dipilih sebagai peserta dengan pemecahan masalah terbaik terhadap studi kasus yang diberikan.

“ Sejak awal saya yakin Deny akan bisa bersaing dalam kompetisi matematika ini karena dia mempersiapkan diri dengan sangat baik. Dia belajar dengan sangat keras dan rajin mencari sumber materi lomba,” ungkap Kadek Asriani, guru pembina Matematika SMKN Bali Mandara, dengan wajah sumringah.

Siswa Berprestasi

Gede Deny Wilyarta adalah salah satu siswa penerima bantuan pendidikan di SMKN Bali Mandara. “Saya sangat bersyukur bisa diterima di SMKN Bali Mandara. Di sini saya bisa mengembangkan potensi yang saya miliki”, kata siswa kelahiran 15 Oktober 2000 dari pasangan Made Sutarma dan Luh Mastri. Deny dibesarkan dari keluarga kurang mampu. Kedua orang tuanya bekerja sebagai petani yang menggarap bukan tanahnya sendiri. Sejak SMP Deny terbiasa membantu orang tuanya untuk bertani dan mengurus ternak.

Deny berharap bantuan pendidikan di SMKN Bali Mandara menjadi pintu untuk mengubah taraf hidup keluarganya. Harapan itu bukan sesuatu yang tidak mungkin. Di balik kendala finansialnya, siswa SMKN Bali Mandara memiliki potensi dan kemauan untuk maju. Komang Mudita